Ditulis Oleh Al Ustadz Abu Utsman Kharisman
BAB KEDUA: KEUTAMAAN-KEUTAMAAN TAUHID, YANG SALAH SATUNYA SEBAGAI PENGHAPUS DOSA
Materi sebelumnya silahkan klik disini.
Dalil Pertama:
"Orang-orang yang beriman yang tidak mencampuri keimanannya dengan kedzhaliman (kesyirikan), mereka ini adalah orang-orang yang mendapatkan keamanan dan petunjuk" (Q.S al-An’aam:82)
Penjelasan Dalil Pertama:
Pada saat turun ayat ini, para Sahabat merasa gelisah dan sedih. Mereka menganggap bahwa orang yang akan mendapatkan keamanan dan petunjuk sesuai ayat itu adalah orang yang sama sekali tidak pernah berbuat dzhalim, yaitu berbuat dosa. Padahal tidak ada seorangpun yang bisa selamat dari dosa. Mereka menyangka makna ‘kedzhaliman’ pada ayat itu adalah semua jenis dosa.
Kemudian Nabi shollallahu alaihi wasallam menjelaskan bahwa maksud kedzhaliman dalam ayat itu adalah kesyirikan. Sebagaimana ucapan Luqman yang diabadikan dalam alQuran ketika menasehati anaknya bahwa kesyirikan adalah kedzhaliman yang paling besar.

