Pages

Sunday, May 5, 2019

KAJIAN KITABUT TAUHID BAG. 6

Ditulis Oleh Al Ustadz Abu Utsman Kharisman

BAB KEDUA: KEUTAMAAN-KEUTAMAAN TAUHID, YANG SALAH SATUNYA SEBAGAI PENGHAPUS DOSA

Materi sebelumnya silahkan klik disini.

Dalil Pertama:

"Orang-orang yang beriman yang tidak mencampuri keimanannya dengan kedzhaliman (kesyirikan), mereka ini adalah orang-orang yang mendapatkan keamanan dan petunjuk" (Q.S al-An’aam:82)

Penjelasan Dalil Pertama:

Pada saat turun ayat ini, para Sahabat merasa gelisah dan sedih. Mereka menganggap bahwa orang yang akan mendapatkan keamanan dan petunjuk sesuai ayat itu adalah orang yang sama sekali tidak pernah berbuat dzhalim, yaitu berbuat dosa. Padahal tidak ada seorangpun yang bisa selamat dari dosa. Mereka menyangka makna ‘kedzhaliman’ pada ayat itu adalah semua jenis dosa.

Kemudian Nabi shollallahu alaihi wasallam menjelaskan bahwa maksud kedzhaliman dalam ayat itu adalah kesyirikan. Sebagaimana ucapan Luqman yang diabadikan dalam alQuran ketika menasehati anaknya bahwa kesyirikan adalah kedzhaliman yang paling besar.

Saturday, May 4, 2019

KAJIAN KITABUT TAUHID BAG. 5

Di tulis oleh al ustadz Abu Utsman Kharisman

BAB PERTAMA

TEMA: TAUHID ADALAH PERINTAH ALLAH YANG PALING AGUNG DAN HAK ALLAH TERHADAP HAMBANYA
 

Materi sebelumnya silahkan klik disini.

Dalil Keenam:

Dari Muadz radhiyallahu anhu beliau berkata: Saya berboncengan di belakang Nabi shollallahu alahi wasallam di atas keledai yang disebut Ufair. Nabi bersabda: Wahai Muadz, apakah engkau tahu hak Allah terhadap para hambaNya, dan apa hak para hamba terhadap Allah. Aku berkata: Allah dan RasulNya yang lebih tahu. Nabi bersabda: Sesungguhnya hak Allah terhadap para hambaNya adalah mereka beribadah kepadaNya dan tidak mensekutukanNya dengan suatu apapun dan hak para hamba terhadap Allah adalah Allah tidak mengadzab orang yang tidak mensekutukannNya dengan suatu apapun. Maka aku (Muadz) berkata: Wahai Rasulullah, apakah tidak sebaiknya aku beritakan kabar gembira ini kepada manusia? Nabi bersabda: Jangan, dikhawatirkan mereka akan menganggap remeh dan bersandar (dengan hal yang tidak dipahaminya)(H.R al-Bukhari dan Muslim, lafadz dari al-Bukhari).

Penjelasan Dalil Keenam:

Hadits ini memberikan beberapa faidah kepada kita:

Friday, May 3, 2019

KAJIAN KITABUT TAUHID BAG. 4

Di Tulis Oleh al Ustadz Abu Utsman Kharisman

BAB PERTAMA

TEMA: TAUHID ADALAH PERINTAH ALLAH YANG PALING AGUNG DAN HAK ALLAH TERHADAP HAMBANYA
 
Materi sebelumnya silahkan klik disini.
Dalil Kelima:

"Katakanlah : Marilah aku bacakan apa yang diharamkan Tuhan kepada kalian, yaitu janganlah kalian mensekutukanNya dengan suatu apapun dan hendaknya berbuat baik kepada kedua orangtua. Dan janganlah membunuh anak kalian karena khawatir miskin. Kamilah yang memberikan rezeki kepada kalian dan kepada mereka. Dan janganlah kalian mendekati perbuatan keji yang nampak maupun yang tersembunyi. Dan janganlah kalian membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan haq. Demikianlah Dia mewasiatkan kepada kalian agar kalian berpikir" (151) "dan janganlah mendekati harta anak yatim kecuali dengan cara yang terbaik hingga ia berusia dewasa. Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan secara adil. Kami tidak membebani jiwa kecuali sesuai dengan kemampuannya. Jika kalian berbicara maka bersikap adillah meskipun terhadap karib kerabat. Dan tunaikanlah perjanjian Allah. Demikianlah Dia mewasiatkan kepada kalian agar kalian mengingat" (152) "Dan sesungguhnya ini adalah jalanku yang lurus, maka ikutilah (jalan itu) dan jangan ikuti jalan-jalan (yang lain) hingga kalian akan tercerai berai dari jalanNya. Demikianlah Dia mewasiatkan kepada kalian agar kalian bertaqwa" (153)(Q.S al-An’aam:151-153).

Penjelasan Dalil Kelima: